Untuk mendukung pembangunan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) di kawasan Kilometer 17, Dompet Dhuafa membuka program wakaf tunai. Dari dana wakaf yang terkumpul nantinya akan dipergunakan untuk pembiayaan pembangunan gedung sekolah.
“Diperkirakan pembangunan gedung mencapai 1-2 milyar rupiah. Sebuah proyek besar bagi Dompet Dhuafa. Kami optimis dana akan terkumpul mengingat kebermanfaatan program ini bagi masyarakat sekitar,” kata supervisor divisi Wakaf DD Kaltim Turyanto.
SDIT, rencananya, akan beroperasi pada tahun ajaran baru mendatang. Yakni bulan juni/juli tahun ini. Untuk sementara, SDIT akan menggunakan bangunan Al Quran School yang berstatus sewa untuk kegiatan belajar mengajar nanti. Untuk tahun ajaran baru, rencananya Al Quran School akan menerima 20 orang murid dengan sistem Boarding School.
“ Kami menerapkan sistem sertifikasi wakaf tunai, seperti program wakaf tunai Rumah Sehat Dompet Dhuafa. Dengan nilai nominal (minimal) 5 juta rupiah. Untuk kejelasan program ini dapat menghubungi saya atau kantor Dompet Dhuafa Kalimantan Timur,” kata Turyanto.
Untuk program wakaf tunai Rumah Sehat Dompet Dhuafa (RSDD), pihak DD Kaltim telah menerima bantuan wakaf sebesar 26 juta rupiah dari 10 wakif. RSDD adalah jejaring program layanan kesehatan Dompet Dhuafa Kalimantan Timur. Berbasis pengobatan thibbun nabawi (hidup sehat ala Nabi Muhammad SAW), RSDD memberikan layanan kesehatan seperti bekam, ruqyah, akupuntur, sebat rotan dan metode pengobatan lainnya. Berlokasi di kawasan MT Haryono, RSDD menerapkan tarif infaq bagi pasien dan gratis bagi dhuafa. Dalam satu hari, RSDD menerima kunjungan 30 pasien.
Diharapkan jumlah wakaf terus meningkat mengingat kebermanfaatan program-program tersebut untuk masyarakat sekitar khususnya dan umumnya. (ely)



